Modifikasi Mesin Pompa Air menjadi Otomatis

Mesin pompa air dirumah sepertinya sudah tersedia, namun kekuatan sedot airnya kurang, atau mungkin selalu bermasalah pada saat dihidupkan, biasanya harus dipancing dulu pakai air baru airnya bisa dihisap. Kejadian tersebut sering terjadi jika kita menggunakan mesin pompa air jenis biasa atau yang tanpa menggunakan tabung penampung air cadangan untuk mesin pompa air.


Berikut cara Membuat Mesin Pompa Air Otomatis  bisa langsung bekerja tanpa harus dipancing pakai air. Bahan yang disediakan juga yang biasa anda dapatkan di toko, seperti sambungan paralon, fitting paralon, lem paralon, jiriken dan sebagainya.

Prinsip Kerja Mesin Air menggunakan "Tabung" (penampung air sementara):
Tabung atau jiriken disini berfungsi sebagai air cadangan untuk pancingan agar tidak ada udara yang masuk pada saat tarikan pertama dari mesin pompa air. Saat air mengalir karena terhisap oleh mesin pompa maka pada wadah tabung/jiriken terjadi pengosongan ruang, Ruang kosong pada wadah tersebut akan terus mencari pengganti untuk mengisi ruang kosong tersebut yang tentunya menarik/menghisap sumber air dengan penambahan daya hisap dari air cadangan tadi. inilah yang membedakan penggunaan pompa air tabung dengan tanpa tabung.

Sumber air yang sulit atau tidak mengalir seperti sumur bor atau ledeng PDAM yang aliran airnya kecil mengharuskan kita menggunakan pompa air dengan tabung ini.

contoh gambar modifikasi mesin air biasa dan penambahan beberapa komponen penting (Jiriken dan pressure switch) agar bisa menjadi otomatis.

Tabung Pompa Air Otomatis

                                                     klik gambar untuk memperbesar

Gunakan wadah seperti jiriken berbentuk galon contoh seperti gambar di bawah ini :

jiriken plastik


pergunakan keahlian anda untuk membuat sambungan pipa ke lobang jiriken tersebut jangan sampai ada kebocoran air atau udara disaat ada hisapan dari mesin pompa.

Untuk membuat sambungan (terminal) yang nantinya ditempel pada wadah (perhatikan gambar dengan titik panah A dan B diatas) sebaiknya disarankan untuk mencari fitting paralon yang baik dan memberi bahan karet anti bocor di sekitar lingkaran fittingnya, sebagai contoh seperti gambar berikut ini :

fitting paralon


Jika anda kreatif dan sabar, tentunya ini pekerjaan yang sangat mudah, namun yang belum begitu kreatif harap dicoba saja dahulu, dengan syarat dikerjakan dengan telaten atau pelan pelan. Karena pekerjaan ini berhubungan dengan kelistrikan atau tegangan tinggi, yang pasti disekitar anda banyak air tergenang, nah, harap hati-hati, anda harus selalu waspada terhadap kabel listriknya, jangan sampai ada yang tergenang air atau tersentuh air bisa bahaya loh. hehehe

pressure switch

Dari gambar pertama di atas anda juga dapat memasang switch pemutus aliran listrik (pessure switch) yang berfungsi saat keran air dimatikan maka secara otomatis air akan mencari ruang untuk mengalir karena saluran sudah ditutup maka air didalam mesin atau tabung melakukan tekanan, tekanan air ini akan menekan pressure switch tadi sehingga memutuskan aliran listrik pada mesin pompa, hanya saja perlu diingat semua sambungan pipa paralon tidak boleh ada yang bocor, oleh sebab itu semua sambungan harus di lem menggunakan lem pipa paralon. jika ada yang bocor maka kerja mesin akan terganggu, mesin akan sering hidup mati berulang-ulang.

Pompa Air dengan Tabung Paralon Besar

Jika anda tidak ingin repot menggunakan jenis jeriken maka bisa menggunakan pipa paralon ukuran besar dengan panjang kira-kira 50 cm berdiameter 4-5 inch, dapat anda buat seperti gambar di bawah ini, tetapi harus diingat gunakan lem paralon untuk setiap titik penyambungan L, I dan T nya, jangan ada kebocoran disetiap sambungannya.


Tabung Pompa Pakai Paralon

Previous
Next Post »

2 komentar