Cara Kerja Transformator

Kerja Transformator erat kaitannya dengan hukum Faraday mengenai induksi dan hukum Lorenz. Kerja trafo memiliki prinsip apabila terdapat arus bolak-balik dan mengelilingi inti besi (besi kern), maka di sekitar inti besi akan terbentuk sejumlah medan magnetik maka akan menimbulkan GGL (gaya gerak listrik) atau disebut induksi dan induksi ini dimanfaatkan untuk menginduksi lilitan lainnya yaitu induksi sekunder dan dapat dimanfaatkan sebagai output dengan tegangan tertentu. 
reality pic Transformator wire
Pada dasarnya ada 3 komponen utama dalam membuat tranformator yaitu lilitan kawat email bagian primer yang berfungsi sebagai input, kemudian lilitan berbentuk kumparan sekunder yang berfungsi sebagai bagian output, lalu inti besi yang berfungsi sebagai penguat dan media induksi membentuk medan magnet. Pada trafo standar terdapat kisi kisi (lapisan) besi persegi panjang, yang pada kedua sisi panjang besi ini dililit kawat email berbentuk kumparan untuk membuat induksi kemudian membagi induksi tersebut ke sisi kumparan lainnya dalam satu trafo.
Penginduksian dalam sebuah Tranformator
Itulah sedikit mengenai fungsi dan cara kerja Transformator (trafo) meskipun sebenarnya masih banyak cabang ilmu dan pemanfaatan dari transformator ini, yang tidak terbatas hanya sebagai penurun maupun penaik tegangan, karena penginduksian dari transformator ternyata dimanfaatkan secara lebih luas dalam dunia elektronika. Nah mungkin bahasan mengenai transformator nantinya akan saya perbanyak sehingga kita dapat mengetahui secara lebih luas dan lengkap.
Previous
Next Post »
0 Komentar