Memilih Cas Aki Sesuai Kebutuhan

Memilih Cas aki (accu charger)

Memilih cas aki gampang gampang susah, gampangnya adalah cas aki sangat banyak dijual di toko-toko tinggal kita beli, namun susahnya adalah memilih cas aki yang sesuai kebutuhan kita. contoh sederhananya adalah apakah yang ingin kita cas ini jenis aki besar (mobil, dll) atau aki kecil  (aki motor, dsb), sebagai pembeli maunya bisa digunakan untuk segala jenis aki (accu), baik aki besar maupun aki kecil.

Cas yang cepat mengisi Aki

Siapa yang tidak mau berlama-lama akinya dicas, padahal aki tersebut akan segera dapat digunakan kembali, paling tidak dalam 1 malam aki tersebut harus terisi penuh sehingga besok harinya tinggal di pasang kembali pada alat atau kendaraan bermotor. Nah yang ingin memiliki cas aki yang dapat memenuhi kebutuhan seperti ini tentunya harus memilih cas aki yang bagus dengan kemampuan cas yang cepat namun tentunya dengan harga yang tinggi.
Berikut rekomendasi atau saran dalam memilih atau membuat cas aki dengan kemampuan cas yang cepat : 
Cas Aki berkualitas
Cas Aki Sederhana
  1. Cepat mengisi namun tidak merusak aki
  2. Tidak merusak Komponen dalam alat Cas
  3. Tidak perlu banyak komponen dalam Cas 
  4. Berkemampuan atau berdaya tinggi. 
Jenis cas aki yang disukai :
Empat poin di atas merupakan keinginan kita semua dalam memilih atau membuat sebuah cas aki, namun ada jenis cas aki yang sangat disukai pembeli atau pemakai yaitu cas aki yang dapat memutus sendiri arus masuk saat aki sudah penuh, hal ini tentunya akan membantu kita supaya dan tidak khawatir akan kelebihan cas. Jenis cas ini juga banyak dijual di toko-toko elektronik, jadi tinggal kita pilih sesuai yang diinginkan.

Cas Aki Otomatis / mati sendiri jika penuh :

Untuk membeli cas ini kita hanya tinggal tanyakan ke sipenjual jenis cas yang kita inginkan, namun untuk dapat membuat sendiri tentunya kita cukup menambahkan komponen switch off auto, kita bisa menggunakan komponen relai atau jenis komponen pemutus lainnya.

Cara membuat cas aki sesuai kebutuhan :

Jika kita ingin membuat cas aki yang sesuai dengan kebutuhan kita, kita harus memperhatikan 4 faktor dalam memilih komponen sebagai berikut :
  1. Trafo dengan Ampere yang murni
  2. Trafo dengan kualitas lilitan yang bagus
  3. Dioda yang sesuai kebutuhan kuat arus
  4. Menyesuaikan kabel cas untuk jepitan aki
  5. Menghitung Besaran pemakaian arus Cas dan Aki.
Sebuah transformator (Trafo) dengan ampere besar yang biasa dijual di toko toko memiliki voltase keluaran sekunder yang sangat besar pula contoh 32V, padahal yang kita butuhkan hanya 12V atau 24V saja, sulit sekali menemukan trafo 5A dengan voltase sekunder 12V saja, sehingga mau tidak mau kita harus memesan khusus atau mencari kemana-mana. Perlu kita ketahui semakin tinggi voltase nya semakin banyak kawat email yang dibutuhkan dalam trafo sehingga merupakan pemborosan. Begitu juga jika dalam cas aki menggunakan IC 78xx, lebih baik dibuang atau tidak dipasang saja, sebab tidak akan berpengaruh terhadap performa sebuah cas jika kita ingin sebuah Cas yang cepat mengisi aki.

Begitu pula dalam memasang sebuah diode penyearah atau diode rectifier (cas) kadang kita menggunakan dioda dengan ukuran Ampere yang sama dengan Trafo, contoh Diode 20 A untuk Trafo 20A, hal ini akan cepat merusak Trafo atau diodenya sendiri. Oleh karena itu gunakan diode dengan ukuran lebih besar dari ukuran trafo itu sendiri. Nah satu lagi bro, untuk kapasitor sebaiknya jangan digunakan dalam rangkaian cas aki kita, karena menurut cara kerja cas atau sifat pengecasan bahwa kapasitor dapat menghambat kinerja pengisian dari sebuah cas aki, Demikian.
Previous
Next Post »

1 komentar