TATA CARA BARU UJIAN NEGARA AMATIR RADIO

Sejak diterbitkannya Permen No 17 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Amatir Radio. maka banyak yang berubah mengenai pelaksanaan Ujian Amatir ini salah satunya adalah pendaftaran Ujian Negara Amatir Radio(UNAR) harus melalui Online setelah itu terbit pula cara baru penyelenggaraan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) yaitu menggunakan sistem CAT yang memungkinkan para peserta mengikuti UNAR menggunakan komputer yang sudah terintegrasi ke SDPPI Pusat melalu sistem online atau e-licensing. Nah kalau sudah begini pastinya lebih memudahkan peserta untuk setiap saat bisa melaksanakan Ujian Amatir, tentunya falisitas akan disediakan oleh masing-masing UPT (Balmon/Loka) yang ada disetiap wilayah. 

Yang menarik adalah sesuai tata cata pelaksanaan UNAR melalui sistem CAT para peserta akan diberikan kesempatan untuk mengulang Ujian sebanyak 2 kali Ujian pada waktu yang sama tentunya jika pada kesempatan pertama dinyatakan tidak lulus, maka masih ada 2 kesempatan untuk mengulang lagi di saat itu juga, sampai dinyatakan lulus, Namun jika sampai ke tiga kalinya ternyata tidak lulus juga, maka, peserta wajib mendaftar ulang dan membayar kembali proses pendaftarannya. 
Hal tersebut akan memungkinkan para peserta berhasil dalam pelaksanaan ujian, hal ini merupakan upaya SDPPI untuk memberikan kesempatan secara mudah dan lebih gampang dalam merekrut para peserta yang benar-benar ingin menjadi Anggota ORARI.

Beberapa tahapan sebelum pelaksanaan UNAR pihak terkait Pelaksana UNAR (Panitia) dan SDPPI terlebih dahulu harus melakukan penandatanganan  berita acara antara lain :
1. Berita Acara Keterbukaan Informasi Publik
2. Berita Acara Kesepahaman Keterbukaan Informasi Publik

Bagi Anggota Aktif pemegang Ijin Amatir Radio (IAR)  yang belum melakukan Singkronisasi ke sistem pelayanan online berikut tahapan singkronisasi data IAR : 

A. Tahapan Sinkronisasi Data IAR Eksisting dan Akun e–Licensing :
        1. Registrasi Akun dengan Klik “Masuk / Mendaftar”
        2. Klik “Mendaftar” dan Isi Form
        3. Verifikasi akun melalui e-Mail yang di daftarkan
        4. Login pada akun e–Licensing yang telah terverifikasi
        5. Klik “Sinkronisasi Data IAR”
        6. Untuk Pemegang IAR Eksisting: Mengisi Data Callsign , Nama Lengkap dan Masa  Berlaku  sesuai dengan IAR yang dimiliki
                a. Klik “Cari”
                b. Apabila Data anda ditemukan Maka Klik “Lanjutkan“
                c. Lengkapi Data Diri dengan melampirkan Foto , Scan KTP , Scan IAR (catatan: Data yang diisikan harus benar karena akan tertera pada IAR Digital)
                d. Persetujuan Disclaimer (centang) lalu Klik “ Simpan“
                e. Data akan tersimpan dan muncul di akun pemilik IAR
       7. Untuk Pemohon dengan SKAR:
                a. Klik tombol “Dengan SKAR “.
                b. Menginput data dengan mengisi Nama Lengkap , Tanggal Lahir dan Provinsi sesuai degan KTP, serta melampirkan Foto, Scan KTP dan Scan SKAR.
                c. Klik “Lanjutkan”
                d. Persetujuan Disclaimer (centang) lalu Klik “ Simpan“
                e. Data akan tersimpan dan muncul di akun pemilik IAR (callsign di generate oleh sistem)

B. Tahapan Merubah Alamat e-Mail:
        1. Login akun e–Licensing
        2. Klik “Edit Data Pribadi”
        3. Input e–Mail yang baru/pengganti lalu Klik “Ubah“

C. Tahapan Mengunduh IAR Digital:
        1. Login akun e–Licensing
        2. Klik “Menu Riwayat IAR”
        3. Klik “Download IAR”

D. Tahapan Permohonan Naik Tingkat:
         1. Login akun e–Licensing
         2. Klik “Menu Riwayat IAR”
         3. Klik “Permohonan Naik Tingkat”

E. Tahapan Pembaruan IAR (perubahan alamat domisili):
        1. Login akun e–Licensing
        2. Klik “Menu Riwayat IAR”
        3. Klik “Permohonan” pada tabel callsign yang aktif
Logo ORARI
Alur Proses Perpanjangan Izin Amatir Radio secara online

1. Membuka Situs Ditjen SDPPI untuk Izin Amatir Radio (IAR) : https://iar-ikrap.postel.go.id 
Bagi Anggota ORARI yang belum mempunyai akun untuk melakukan login situs Ditjen SDPPI, untuk mengunggah (upload) Surat Rekomendasi dan mengunduh (download) IAR elektronik, maka yang bersangkutan pertama-tama melakukan pembuatan akunnya terlebih dahulu.

2. Bagi yang sudah mempunyai akun Ditjen SDPPI dan emailnya telah tercatat di database
Sistem eLicensing IAR dan IKRAP SDPPI, rincian tagihan Perpanjangan IAR dikirim ke email yang bersangkutan dengan tembusan ke email ORARI Pusat. Bagi yang belum mempunyai akun di Ditjen SDPPI, rincian tagihan Perpanjangan IAR dikirim ke ORARI Daerah dengan tembusan ke ORARI Pusat, untuk disampaikan oleh ORARI Daerah kepada yang bersangkutan.

3. Pembayaran Perpanjangan IAR dilakukan melalui Bank yang telah bekerjasama dengan
Ditjen SDPPI (Bank Mandiri, BNI, BRI) dengan menggunakan kode bayar (50) sesuai yang tertera pada Rincian Tagihan Perpanjangan IAR.

4. Untuk dapat mengunduh (download) IAR, Anggota ORARI terlebih dahulu mengunggah (upload) rekomendasi dari ORARI sesuai ketentuan Pasal 27 ayat (1) huruf (a) Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI nomor 17 tahun 2018 tentang Kegiatan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk.

5. Untuk memperoleh rekomendasi dari ORARI - dalam hal ini berupa surat rekomendasi yang dikeluarkan ORARI Pusat - Anggota ORARI terlebih dahulu memenuhi kewajibannya membayar Biaya Administrasi dan Iuran Anggota sesuai Keputusan Ketua Umum ORARI Nomor Kep-069/OP/KU/2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Izin AmatirRad io dan Kartu Tanda Anggota ORARI, serta membayar Iuran Anggota kepada ORARI Daerah dan ORARI Lokal sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh ORARI Daerah dan ORARI Lokalnya, ke Rekening ORARI Pusat di Bank Mandiri nomor 1210009719687 atas nama Organisasi Amatir Radio Indonesia. Bukti pembayaran kepada ORARI Pusat, ORARI Daerah dan ORARI Lokal dikirimkan melalui email ke : orari.kta@gmail.com

6. Setelah melakukan verifikasi atas pembayaran Biaya Administrasi dan Iuran Anggota, ORARI Pusat mengirimkan Surat Rekomendasi langsung kepada Anggota ORARI melalui email dengan tembusan ke ORARI Daerah yang bersangkutan.

7. Surat rekomendasi dari ORARI Pusat, dapat diunggah (upload) oleh Anggota ORARI yang telah melakukan Pembayaran PNBP IAR, kemudian setelah itu dapat mengunduh (download) IARnya dari situs : https://iar-ikrap.postel.go.id

8. Terhadap IAR dengan akhir masa laku antara tanggal 1 Januari 2019 sampai dengan 28 Februari 2019, tanggal akhir jatuh tempo pembayarannya adalah 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal 28 Februari 2019 dengan tidak mengubah tanggal akhir masa  laku IAR nya.

9. Dokumen IAR yang diterbitkan melalui aplikasi eLicensing IAR merupakan Dokumen Elektronik yang dilengkapi dengan tanda tangan digital.
Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar